Potensi sejati dalam diri kita tak akan teraktualisasi dengan sempurna bila kita menyepelekan Tuhan Yang Maha Sempurna dalam hidup dan kehidupan kita


By Dana Anwari. "Janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik," begitu bunyi wahyu Allah yang disampaikan kepada Nabi Muhammad saw, dicatat dalam Kitab Al Quran surat Al Hasyr:19.

Melupakan Allah berarti melupakan fitrah kemanusiaan kita. Dari mana kita berasal? Terbuat dari apakah kita? Apa artinya hidup? Bagaimana cara bertahan hidup? Nafkah macam apa yang layak dimakan? Kemanakah tujuan akhir hidup kita?

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Suci lah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.(QS Al Mu’minun:12-14)
Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.(QS Al Insan:2)
Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan, dari air mani, apabila dipancarkan.(QS An Najm:45-46)
Maka terangkanlah kepadaku tentang nutfah yang kamu pancarkan. Kamukah yang menciptakannya, atau Kami kah yang menciptakannya?(QS Al Waqiah:58-59)
Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)? Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim), kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya, lalu Allah menjadikan daripadanya sepasang: laki laki dan perempuan.
Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati?
(QS Al Qiyamah:36-40)

Binasalah manusia; alangkah amat sangat kekafirannya? Dari apakah Allah menciptakannya? Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya. Kemudian Dia memudahkan jalannya, kemudian Dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam kubur, kemudian bila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali. Sekali-kali jangan; manusia itu belum melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepadanya, maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.(QS Abasa:17-24)

And be not like those who forgot Allâh (i.e. became disobedient to Allâh), and He caused them to forget their ownselves, (let them to forget to do righteous deeds). Those are the Fâsiqûn (rebellious, disobedient to Allâh).
And indeed We created man (Adam) out of an extract of clay (water and earth). Thereafter We made him (the offspring of Adam) as a Nutfah (mixed drops of the male and female sexual discharge and lodged it) in a safe lodging (womb of the woman). Then We made the Nutfah into a clot (a piece of thick coagulated blood), then We made the clot into a little lump of flesh, then We made out of that little lump of flesh bones, then We clothed the bones with flesh, and then We brought it forth as another creation. So Blessed is Allâh, the Best of creators.
Verily, We have created man from Nutfah (drops) of mixed semen (sexual discharge of man and woman), in order to try him: so We made him hearer and seer.
And that He (Allâh) creates the pairs, male and female, from Nutfah (drops of semen - male and female discharges) when it is emitted.
Then tell Me (about) the (human) semen that you emit. Is it you who create it (i.e. make this semen into a perfect human being), or are We the Creator?
Does man think that he will be left neglected (without being punished or rewarded for the obligatory duties enjoined by his Lord Allâh on him)? Was he not a Nutfah (mixed male and female sexual discharge) of semen emitted (poured forth)? Then he became an ‘Alaqah (a clot); then (Allâh) shaped and fashioned (him) in due proportion. And made of him two sexes, male and female. Is not He (Allâh Who does that) Able to give life to the dead? (Yes! He is Able to do all things).
suksespotensidiri.blogspot.com
*

No comments:

SUCCESS LINK

  • get your own embeddable forum with Talki
  • Hai orang-orang yang beriman, barang siapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mer...
  • By Dana Anwari. Orang beruntung adalah orang yang dipersatukan hatinya oleh Allah dalam nikmat persaudaraan Islam: saling mengajak melakukan perbuatan yang...
  • By Dana Anwari. Allah Maha Mengetahui apa yang tersembunyi di dalam hati hamba-Nya. Setiap keinginan kita untuk berubah menjadi orang yang lebih baik dalam...